Tak terasa waktu berlalu begitu cepat
Tanpa terasa usiapun kian bertambah
Ayah....
Kini usia mu pun semakin senja
Walau masih tampak sisa-sisa kegagahan mu
Tubuh ringkihmu masih berusaha tuk tetap tegar
Engkau terlihat semakin arif dan bijaksana
Engkau telah memahami arti hidupmu yang sebenarnya
Hidup kau jalani untuk membahagiakan istri dan anak-anakmu tercinta
Serta persiapan untuk bekal di hari akhir nanti
Ayah..
Disaat kau tertidur ....
Selalu kupandangi irama napasmu...
Seolah-olah hati ini tak kan rela bila irama itu terhenti...
Ayah...
Terima kasih atas segala pengorbananmu selama ini...
Aku akan selalu menyayangi mu...
Tuhan....
Jagalah ayahku
Sayangi dia
Cintai dia
Lindungi dia
Jangan pernah pergi meninggalkannya...
Kupersembahkan untuk ayahku tercinta.
" I Love U, Dad "
Selasa, 18 Maret 2008
Selasa, 11 Maret 2008
Plasenta Previa
Hari Sabtu lalu, aku kontrol kehamilan ke dokter.
setelah di usg ternyata ari-ari nya ada di bawah , dan dr menyarankan aku
untuk banyak-banyak sujud. Sujudnya pun tidak seperti sujud sholat , tetapi posisi dada harus menempel pada matras/kasur/lantai. Aku coba ternyata susah 'n capek banget padahal aku cobanya belum sampai 5 menitan.
Pada awal-awal kehamilan, memang aku sering merasakan nyeri di bawah perut dan sering mengalami kontraksi tapi ketika usia kehamilan menginjak 5 bulan sudah tidak terasa lagi.
Aku juga pernah baca kalo plasenta previa juga bisa terjadi karena pernah dilakukan operasi sebelumnya sehingga merusak jaringan di perut. Tiga bulan sebelum hamil aku pernah di operasi usus buntu dengan panjang jahitan kira-kira 5 cm, apakah itu semua merupakan penyebabnya aku gak tau deh. Soalnya pada kehamilan anak pertama Alhamdulillah berjalan lancar aja.
Akhirnya aku coba-coba cari artikel mengenai plasenta pervia :
Plasenta Previa
_______________
Plasenta previa merupakan plasenta yang letaknya abnormal yaitu pada segmen bawah rahim sehingga menutupi sebagian atau seluruh pembukaan jalan lahir (ostium uteri internum).
Klasifikasi plasenta previa berdasarkan terabanya jaringan plasenta melalui pembukaan jalan lahir pada waktu tertentu :
1. Plasenta previa totalis : bila seluruh pembukaan jalan lahir tertutup oleh plasenta.
2. Plasenta previa lateralis : bila hanya sebagian pembukaan jalan lahir tertutup oleh plasenta.
3. Plasenta previa marginalis : bila pinggir plasenta berada tepat pada pinggir pembukaan jalan lahir.
4. Plasenta previa letak rendah : bila plasenta berada 3-4 cm diatas pinggir pembukaan jalan lahir.
Etiologi plasenta previa belum jelas.
Diagnosis plasenta previa :
1. Anamnesis : adanya perdarahan per vaginam pada kehamilan lebih 20 minggu dan berlangsung tanpa sebab.
2. Pemeriksaan luar : sering ditemukan kelainan letak. Bila letak kepala maka kepala belum masuk pintu atas panggul.
3. Inspekulo : adanya darah dari ostium uteri eksternum.
4. USG untuk menentukan letak plasenta.
5. Penentuan letak plasenta secara langsung dengan perabaan langsung melalui kanalis servikalis tetapi pemeriksaan ini sangat berbahaya karena dapat menyebabkan perdarahan yang banyak. Oleh karena itu cara ini hanya dilakukan diatas meja operasi.
Penatalaksanaan plasenta previa :
1. Konservatif bila :
a. Kehamilan kurang 37 minggu.
b. Perdarahan tidak ada atau tidak banyak (Hb masih dalam batas normal).
c. Tempat tinggal pasien dekat dengan rumah sakit (dapat menempuh perjalanan selama 15 menit).
2. Penanganan aktif bila :
a. Perdarahan banyak tanpa memandang usia kehamilan.
b. Umur kehamilan 37 minggu atau lebih.
c. Anak mati
Perawatan konservatif berupa :
- Istirahat.
- Memberikan hematinik dan spasmolitik unntuk mengatasi anemia.
- Memberikan antibiotik bila ada indikasii.
- Pemeriksaan USG, Hb, dan hematokrit.
Bila selama 3 hari tidak terjadi perdarahan setelah melakukan perawatan konservatif maka lakukan mobilisasi bertahap. Pasien dipulangkan bila tetap tidak ada perdarahan. Bila timbul perdarahan segera bawa ke rumah sakit dan tidak boleh melakukan senggama.
Penanganan aktif berupa :
- Persalinan per vaginam.
- Persalinan per abdominal.
Penderita disiapkan untuk pemeriksaan dalam di atas meja operasi (double set up) yakni dalam keadaan siap operasi.
Bila pada pemeriksaan dalam didapatkan :
1. Plasenta previa marginalis
2. Plasenta previa letak rendah
3. Plasenta lateralis atau marginalis dimana janin mati dan serviks sudah matang, kepala sudah masuk pintu atas panggul dan tidak ada perdarahan atau hanya sedikit perdarahan maka lakukan amniotomi yang diikuti dengan drips oksitosin pada partus per vaginam bila gagal drips (sesuai dengan protap terminasi kehamilan).
Bila terjadi perdarahan banyak, lakukan seksio sesar.
Indikasi melakukan seksio sesar :
- Plasenta previa totalis
- Perdarahan banyak tanpa henti.
- Presentase abnormal.
- Panggul sempit.
- Keadaan serviks tidak menguntungkan (beelum matang).
- Gawat janinPada keadaan dimana tidak memungkinkan dilakukan seksio sesar maka lakukan pemasangan cunam Willet atau versi Braxton Hicks.
setelah di usg ternyata ari-ari nya ada di bawah , dan dr menyarankan aku
untuk banyak-banyak sujud. Sujudnya pun tidak seperti sujud sholat , tetapi posisi dada harus menempel pada matras/kasur/lantai. Aku coba ternyata susah 'n capek banget padahal aku cobanya belum sampai 5 menitan.
Pada awal-awal kehamilan, memang aku sering merasakan nyeri di bawah perut dan sering mengalami kontraksi tapi ketika usia kehamilan menginjak 5 bulan sudah tidak terasa lagi.
Aku juga pernah baca kalo plasenta previa juga bisa terjadi karena pernah dilakukan operasi sebelumnya sehingga merusak jaringan di perut. Tiga bulan sebelum hamil aku pernah di operasi usus buntu dengan panjang jahitan kira-kira 5 cm, apakah itu semua merupakan penyebabnya aku gak tau deh. Soalnya pada kehamilan anak pertama Alhamdulillah berjalan lancar aja.
Akhirnya aku coba-coba cari artikel mengenai plasenta pervia :
Plasenta Previa
_______________
Plasenta previa merupakan plasenta yang letaknya abnormal yaitu pada segmen bawah rahim sehingga menutupi sebagian atau seluruh pembukaan jalan lahir (ostium uteri internum).
Klasifikasi plasenta previa berdasarkan terabanya jaringan plasenta melalui pembukaan jalan lahir pada waktu tertentu :
1. Plasenta previa totalis : bila seluruh pembukaan jalan lahir tertutup oleh plasenta.
2. Plasenta previa lateralis : bila hanya sebagian pembukaan jalan lahir tertutup oleh plasenta.
3. Plasenta previa marginalis : bila pinggir plasenta berada tepat pada pinggir pembukaan jalan lahir.
4. Plasenta previa letak rendah : bila plasenta berada 3-4 cm diatas pinggir pembukaan jalan lahir.
Etiologi plasenta previa belum jelas.
Diagnosis plasenta previa :
1. Anamnesis : adanya perdarahan per vaginam pada kehamilan lebih 20 minggu dan berlangsung tanpa sebab.
2. Pemeriksaan luar : sering ditemukan kelainan letak. Bila letak kepala maka kepala belum masuk pintu atas panggul.
3. Inspekulo : adanya darah dari ostium uteri eksternum.
4. USG untuk menentukan letak plasenta.
5. Penentuan letak plasenta secara langsung dengan perabaan langsung melalui kanalis servikalis tetapi pemeriksaan ini sangat berbahaya karena dapat menyebabkan perdarahan yang banyak. Oleh karena itu cara ini hanya dilakukan diatas meja operasi.
Penatalaksanaan plasenta previa :
1. Konservatif bila :
a. Kehamilan kurang 37 minggu.
b. Perdarahan tidak ada atau tidak banyak (Hb masih dalam batas normal).
c. Tempat tinggal pasien dekat dengan rumah sakit (dapat menempuh perjalanan selama 15 menit).
2. Penanganan aktif bila :
a. Perdarahan banyak tanpa memandang usia kehamilan.
b. Umur kehamilan 37 minggu atau lebih.
c. Anak mati
Perawatan konservatif berupa :
- Istirahat.
- Memberikan hematinik dan spasmolitik unntuk mengatasi anemia.
- Memberikan antibiotik bila ada indikasii.
- Pemeriksaan USG, Hb, dan hematokrit.
Bila selama 3 hari tidak terjadi perdarahan setelah melakukan perawatan konservatif maka lakukan mobilisasi bertahap. Pasien dipulangkan bila tetap tidak ada perdarahan. Bila timbul perdarahan segera bawa ke rumah sakit dan tidak boleh melakukan senggama.
Penanganan aktif berupa :
- Persalinan per vaginam.
- Persalinan per abdominal.
Penderita disiapkan untuk pemeriksaan dalam di atas meja operasi (double set up) yakni dalam keadaan siap operasi.
Bila pada pemeriksaan dalam didapatkan :
1. Plasenta previa marginalis
2. Plasenta previa letak rendah
3. Plasenta lateralis atau marginalis dimana janin mati dan serviks sudah matang, kepala sudah masuk pintu atas panggul dan tidak ada perdarahan atau hanya sedikit perdarahan maka lakukan amniotomi yang diikuti dengan drips oksitosin pada partus per vaginam bila gagal drips (sesuai dengan protap terminasi kehamilan).
Bila terjadi perdarahan banyak, lakukan seksio sesar.
Indikasi melakukan seksio sesar :
- Plasenta previa totalis
- Perdarahan banyak tanpa henti.
- Presentase abnormal.
- Panggul sempit.
- Keadaan serviks tidak menguntungkan (beelum matang).
- Gawat janinPada keadaan dimana tidak memungkinkan dilakukan seksio sesar maka lakukan pemasangan cunam Willet atau versi Braxton Hicks.
Selasa, 26 Februari 2008
Ayat Ayat Cinta
desir pasir di padang tandus
segersang pemikiran hati
terkisah ku di antara cinta yang rumit
bila keyakinanku datang
kasih bukan sekadar cinta
pengorbanan cinta yang agung
ku pertaruhkan
maafkan bila ku tak sempurna
cinta ini tak mungkin ku cegah
ayat ayat cinta bercerita
cintaku padamu
bila bahagia mulai menyentuh
seakan ku bisa hidup lebih lama
namun harus ku tinggalkan cinta
ketika ku bersujud
bila keyakinanku datang
kasih bukan sekedar cinta
pengorbanan cinta yang agung
ku pertaruhkan
segersang pemikiran hati
terkisah ku di antara cinta yang rumit
bila keyakinanku datang
kasih bukan sekadar cinta
pengorbanan cinta yang agung
ku pertaruhkan
maafkan bila ku tak sempurna
cinta ini tak mungkin ku cegah
ayat ayat cinta bercerita
cintaku padamu
bila bahagia mulai menyentuh
seakan ku bisa hidup lebih lama
namun harus ku tinggalkan cinta
ketika ku bersujud
bila keyakinanku datang
kasih bukan sekedar cinta
pengorbanan cinta yang agung
ku pertaruhkan
Selasa, 12 Februari 2008
Meminjam uang di koperasi, halal atau haram ?
Kemarin ada seorang teman yang ingin meminjam uang ke koperasi. Namun ketika meminta persetujuan ke bos nya katanya itu riba.
Saya jadi tertarik untuk mencari informasi mengenai hukum meminjam uang melalui koperasi .
Ternyata ada banyak artikel yang memuat masalah itu, ada yang mengatakan itu halal karena koperasi hanya mengambil untung sedikit dan itu pun akan dibagikan untuk kesejahteraan anggotanya.
Ada pula yang menyatakan haram karena dalam Islam tidak mengenal istilah bunga , dengan kata lain jika kita meminjam uang sebesar 1 juta maka mengembalikannya pun harus 1 juta tanpa harus dilebihkan.
Ada pula yang bilang bahwa boleh saja meminjam di koperasi asalkan akadnya dirubah menjadi hukum dagang. Sebagai contoh bila kita ingin membeli motor dengan harga 10 juta, maka koperasi membelikan motor tersebut dan menjualnya ke kita dengan harga 12 juta, nah yang 12 juta itulah yang kita cicil.
Alhasil saya jadi bingung, hukum mana yang harus dipilih ?
Saya jadi tertarik untuk mencari informasi mengenai hukum meminjam uang melalui koperasi .
Ternyata ada banyak artikel yang memuat masalah itu, ada yang mengatakan itu halal karena koperasi hanya mengambil untung sedikit dan itu pun akan dibagikan untuk kesejahteraan anggotanya.
Ada pula yang menyatakan haram karena dalam Islam tidak mengenal istilah bunga , dengan kata lain jika kita meminjam uang sebesar 1 juta maka mengembalikannya pun harus 1 juta tanpa harus dilebihkan.
Ada pula yang bilang bahwa boleh saja meminjam di koperasi asalkan akadnya dirubah menjadi hukum dagang. Sebagai contoh bila kita ingin membeli motor dengan harga 10 juta, maka koperasi membelikan motor tersebut dan menjualnya ke kita dengan harga 12 juta, nah yang 12 juta itulah yang kita cicil.
Alhasil saya jadi bingung, hukum mana yang harus dipilih ?
Minggu, 10 Februari 2008
Akhirnya kesampean juga aku bikin blog. Seneng banget.Setelah sekian lama dari kantorku ga bisa akses ke blogger.com (kasian deh). Kebetulan hari ini lagi ga banyak kerjaan , jadi bisa nyuri-nyuri waktu buat isi blog aku ini.
Namaku Bunda Raia (sebenernya sih Raia nama anakku). Umurnya sekarang 2,5 tahun n Insya Allah bakalan mau punya adek lagi (karena kebetulan aku lagi isi lagi 4 bulan). Ternyata hamil anak pertama dan anak kedua itu jauh berbeda ya...Aku pikir akan menjalani hari-hari yang sama seperti kehamilan yang pertama , eh ternyata enggak lhoo. Hamilku yang kedua ini mabok banget n pusing banget , udah gitu sering kontraksi (sempet khawatir n sedih siihh ) tapi pasrah sama Allah untuk yang terbaik. Amin.
Aku sih pengennya sharing sama bumil-bumil (ibu hamil) yang mengalami hal yang sama seperti aku. Soalnya di divisi aku cuma aku sendirian yang hamil, ibu-ibu yang lain anaknya udah gede-gede (kayaknya udah pada gak mau hamil lagi he..he..he..).
Kayaknya cukup segini dulu curhat aku hari ini. Kapan-kapan aku sambung lagi, mudah-mudahan bisa posting hal-hal yang bermanfaat. Amin.
Namaku Bunda Raia (sebenernya sih Raia nama anakku). Umurnya sekarang 2,5 tahun n Insya Allah bakalan mau punya adek lagi (karena kebetulan aku lagi isi lagi 4 bulan). Ternyata hamil anak pertama dan anak kedua itu jauh berbeda ya...Aku pikir akan menjalani hari-hari yang sama seperti kehamilan yang pertama , eh ternyata enggak lhoo. Hamilku yang kedua ini mabok banget n pusing banget , udah gitu sering kontraksi (sempet khawatir n sedih siihh ) tapi pasrah sama Allah untuk yang terbaik. Amin.
Aku sih pengennya sharing sama bumil-bumil (ibu hamil) yang mengalami hal yang sama seperti aku. Soalnya di divisi aku cuma aku sendirian yang hamil, ibu-ibu yang lain anaknya udah gede-gede (kayaknya udah pada gak mau hamil lagi he..he..he..).
Kayaknya cukup segini dulu curhat aku hari ini. Kapan-kapan aku sambung lagi, mudah-mudahan bisa posting hal-hal yang bermanfaat. Amin.
Langganan:
Postingan (Atom)
